Sebenarnya aku nulis ini karena lagi bingung mau masukin apa ke blog tapi si mbah sepuh tetap maksa, akhirnya jadilah ini…..yah hitung-hitung info sajalah. Misalnya sudah tahu ya dibuat iseng saja dan misalnya lebih tahu mbok ditambah informasinya. Ok, selamat membaca.

Gunung Merapi termasuk yang termuda dalam kumpulan gunung berapi di bagian selatan Pulau Jawa. Gunung ini terletak di zona subduksi, dimana Lempeng Indo-Australia terus bergerak ke bawah Lempeng Eurasia. Letusan di zona ini berlangsung sejak 400.000 tahun lalu, namun semenjak 10.000 tahun lalu jenis letusannya adalah efusif, sesudahnya menjadi eksplosif, dengan lava kental yang menimbulkan kubah-kubah lava. Gunung Merapi telah meletus kurang lebih 68 kali. Letusan-letusan kecil terjadi tiap 2-3 tahun, sedang letusan yang lebih besar terjadi 10-15 tahun sekali.

Merapi

Pada tahun 1006 terjadi letusan besar, ketika itu Merapi masih sangat aktif, dan kerap mengeluarkan letusan.Akibat letusan besar itu, seluruh bagian tengah Pulau Jawa diselubungi abu. Bencana itu sebelumnya sudah diperkirakan oleh Van Bemmelen, seorang ahli geologi asal Belanda. Akibat letusan itu pula, membuat kerajaan Mataram Hindu harus berpindah ke Kediri. Merapi menggeliat lagi di tahun 1786, 1822, 1872, dan 1930. Untuk tahun 1930, menghancurkan 13 desa dan menewaskan 1400 orang. Sementara di bulan November 1994 (waktu itu aku sempet rekreasi ke Merapi, sempat kena wedhus gembel lho!!), hembusan awan panas atau “wedhus gembel” meluncur ke bawah menjangkau beberapa desa dan memakan korban puluhan jiwa manusia. Menyusul letusan cukup besar tanggal 19 Juli 1998, namun mengarah ke atas hingga tidak memakan korban jiwa. Dan yang terakhir kalo tidak salah tahun 2001 Merapi kembali memanas walaupun tidak terjadi letusan, hanya lelehan lava saja.